20.7.09

BARANG ANTIK





LAGI BARANG-BARANG YANG SUKAR DIPEROLEHI.
1-BATU PENARIK BISA
PENAWAR SEGALA BISA
2-KUARA-KURA LAMA
PELBAGAI KEGUNAAN
3-KACIP GERGASI
UNTUK MENJAGA RUMAH
4-AL ,QURAN KECIL
PAKAIAN DIRI DI PERANTAUAN
5-IBU DUIT
UNTUK REZEKI DAN PELARIS
6-PUSAR KEPALA HARIMAU BELANG
UNTUK PAGAR RUMAH DAN JATI DIRI
7-AIRMATA IKAN DUYUNG
IBU SEGALA PENGASIHAN
8-CEMATI BANJAU
PELINDUNG DIRI
9-KUKU BERUANG
PENDINDING DARI SANTAU
10-SUSU KERBAU LANDO
PENARIK KASIH SAYANG
11-IKAN TEMPEL PUTIH CUKUP SIFAT
PELARIS DAN PELINDUNG DIRI
12-CINCIN BANYAK JENIS CAMPURAN
PAKAIAN DIRI DAN PENARIK MATA
13-KULIT MUTIARA
PENAWAR BUASIR
14-TULANG DUYUNG
PENAWAR BISA
15-KULIT KIJANG PUTIH
PELARIS
16-TULAN HARIMAU
PENAWAR BENGKAK TULANG
17-TANDUK RUSA
PENDINDING DIRI
18-KUKU HARIMAU BELANG
JAUH DARI ANGUAN MAHLUK HALUS
19-GADING GAJAH
PENAWAR RACUN
20-TARING HARIMAU
PENUNDUK MANUSIA GARANG
21-PARU BURUNG NILIH
PENAWAR RACUN DAN SANTAU
22-GADING GAJAH MINA
PENUNDUK BINATANG BERBISA
23-GERAHAM UNTA
PENAWAR SAKIT PINGANG DAN SENDI
24-MATA KAIL DALAM PERUT IKAN
UNTUK SEMPUT LAUT
25-MATA GERGAJI IKAN JERUNG
PENAWAR GIGITAN BERBISA
26-BATU DALAM KAYU
PAKAIAN DIRI
27-BESI NILIH
MELINDUNGI DARI SEGALA ANCANMAN
28-SIPUT LAUT
PENAWAR RCUN
29-BATU PETIR
MENJAUHI DARI GANGUAN MAHLUK HALUS
30-SISIK TENGILING
PENAWAR BUDAK MENAGIS
31-KULIT KAMBING GURUN
PENAWAR BENGKAK TERSELIUH
32-BATU DALAM PERUT IKAN
UNTUK TERCEKIK TULANG
33-MINYAK DAGU
PELBAGAI KEGUAAN
34-MINYAK KONGKANG
PELBAGAI KEGUNAAN
35-TANDUK SIFAT 21 RAKAAT
PELENGKAP DIRI
36-MINYAK BURUNG CENDEWASIH
PEMANIS DIRI
37-ZAKAR HARIMAU
MENGUATKAN TENAGA BATIN
38-PUSAT KIJANG @ KASTURI
PELARIS DAN PENGASIHAN
39-BULU HARIMAU
PENUNDUK MANUSIA GARANG
40-LEMAK ARIMAU BELANG
PENAWAR BENGKAK DAN PATAH
41-SERBUK TANDUK BADAK SUMBU
PENAWAR PANAS BADAN
42-HATI IKAN LUMBA
PENAWAR LELAH
43-GIGI GAJAH
PENAWAR RACUN
44-SERBUK GADING GAJAH @ RUSA
PENAWAR BARAH
45-DURI IKAN PARI ATAU IKAN BUNTAL TANDUK
HALAU PELESIT DAN POLONG
46-DUIT ZAMAN PIRAMID @DUIT POKOK
PELARIS
47-KERIS LOK 7
MENGUBAT PELBAGAI PENYAKIT
48-KERIS PICIT JAWA
UNTUK PAGAR RUMAH
49-KAPAK BINJA DARI KELANTAN
MENAIKKAN SEMANGAT DIRI
50-PEDANG SAMURAI
PAKAIAN DIRI
51-PEDANG JEPUN TAHUN 1910
UNTUK JATI DIRI
52-TONGKAT GADING GAJAH
PENAWAR RCUN
53-TONGKAT TANDUK KERBAU
UNTUK PAGAR DIRI
54-TONGKAT KAYU AKAR MALI
UNTUK MELEMAHKAN SEMANGAT LAWAN
55-TONGKAT KAYU NIBON
SEBAGAI PENAWAR
56-EKOR IKAN PARI DURI
PENDINDIN DIRI
57-RAMBUT IKAN DUYUNG
PENASIHAN
58-GELIA SEMUT
SEBAGAI PELARIS
59-GELIGA LABAH
PENAWAR SEGALA RACUN
60-BATU DALAM MULUT BUAYA
PENAWAR SAKIT MULUT
61-BATU TERAS DELIMA
IBU DUIT
62-MINYAK PENGASIH 3 CAMPURAN
AIR MATA DUYUNG, SAWAT MERANG,BULUH PERINDU
63-MADU LEBA @KELULUT BUKIT
UNTUK MENGHIDUPKAN BATU GELIGA
64-DURI LANDAK
MENERANGKAN KANAK-2 MENGAJI AL ¨CQURAN
65-BESI KUNING
PAKAIAN DIRI
66-KAYU KOKKA
PENGASIHAN DAN PERUBATAN
67-PAKU KALIMAH
UNTUK PAGAR DIRI DAN RUMAH
68-IBU MINYAK PENASIH 4 CAMPURAN
AIR MATA DUYUNG, BULUH PERINDU,CENDEWASIH,BUNGA SERAI
69-TANDUK 41 RAKAAT @71 RAKAAT
PELENGKAP SIFAT,DAN PENDINDING
70-TELUR IKAN MERAH MENJADI BATU
PENAWAR DAN PENARIK BISA
71-BATU BADAR BESIUNTUK
KETAHANAN KULIT
72-BUAH KELAPA GANJIL
PELARIS
73-SUMBU BADAK
PENAWAR RACUN
74-MISAI HARIMAU KUMBANG
PENUNDUK DAN PENGERUN MANUSIA
75-GADING GAJAH 51 RAKAAT
PELENGKAP SIFAT DIRI DAN PPENDINDING
76-GIGI ANAK GAJAH MATI BERGAM
JAUHI DARI SEGALA PERBUATAN ORANG
77-HUJUNG IKAN TODAK MELANGANGAR SINGAPURA
PAGAR RUMAH DAN JATI DIRI
78-GELIGA IKAN DUYUNG
UNTUK REZEKI DAN PELARIS
79-MATA KACIP LAMA
UNTUK PAGAR RUMAH
80-ROTAN BERTEMU AKAR
PERUBATAN UNTUK ORANG GILA
81-LADAM KUDA
MENGHINDARI MAHLUK HALUS
82-BULUH PERINDU
PENGASIH DAN PELARISAN
83-BUNGA BULUH
PENDINDIN DIRI
84-BULUH TUMPAT
MENGHINDARI KEMALANGAN
85-BULUH BUNTING
PELARIS
86-MINYAK BULUH PERINDU
PENGASIH DAN PELARISAN
87-BULUH CABANG DUA
UNTUK PEMANCING
88-BULUH RUAS PANJANG PENDI
PAGAR RUMAH
89-SEMARU BULUH CABANG 1
PELBAGAI KEUNAAN
90-BULUH CABANG 3
UNTUK BERMADU
91-BULUH CABANG 4
RAJA SEGALA PENAWAR
92-BULUH BENTUK SEMBAHYANG
PELARIS DAN PENAWAR
93-DEDALU DI POKOK BULUH
PENAWAR MATA
94-KAYU GAHARU
PENGASIHAN DAN PELARIS
95-KAYU ULAR CINTAN MANIS
UNTUK BELAS KASIHAN
96-RAJA KAYU
PENDINDIN DIRI
97-KAYU HANTU
UNTUK TERSAMPUK
98-AKAR BAHAR
PENAWAR RACUN
99-POHON CENUAI
PENGASIHAN
100-KAYU PANGLIMA KUNING
MENAIKAN SEMAGAT SI PEMAKAI
101-BAHAR MERAH
PENAWAR BATU KARANG DAN DADAH
102-LARAK SALAH
PELINDUNG DIRI
103-KAYU GIGIT BATU
PENGASIHAN
104-KAYU SETANGGI
UNTUK MENJAUHKAN GANGUAN
105-KAYU PENUNDUK
UNTUK MENUNDUKAN MANUSIA
106-LESUNG BERLUBANG TENGAH
PAGAR RUMAH DARI KEJAHATAN
107-KAYU PASUNG HANTU
PENDINDING DIRI
108-BESI CENDAWAN HITAM
109-KAYU PENUNG PESUNG HANTU
MENJAUKAN GANGUAN
110-KAYU PENUNDUK BENTU ULAR TELAN BATU
PENAWAR DAN PENGIKAT ATI MANUSIA
112-AKAR DALAM POHON PISANG
PENDINDIN DIRI
113-TERAS KEKABU
PENAWAR SEMPUT
114-PARAN KALIMAH
PENDINDING DAN PELENGKAP DIRI
115-TERAS DELIMA
PENAWAR RACUN
116-DEDALU DI UBI KAYU
PENAWAR MUJARAB
117-TERAS BERTAM CABANG TIGA
PENUNDUK BINATANG BUAS
118TERAS BAHAU LAUT PASUNG HANTU
PENAWAR DAN PENARIK BISA
119-ISI KELAPA BUTA
PELARIS DANPENGASIHAN
120-KELAPA TUJUH BERADIK
UNTUK KEMAJUAN BISNES DAN KENAIKAN PANGKAT
121-TASBIH KAYU PENUNDUK
PELENGKAP DIRI
122-NENAS BATU
MERAPATKAN FARAJ
123-POHON KUNYIT EMAS
RAJA SEGALA PENAWAR
124-TASBIH BATU MERAH BERTUKAR WARNA
UNTUK MUSAFIR
125-POKOK RUMPAI LAUT
PENAWAR DARAH TINGGI DAN BUASIR
126-BESI BATH SIAM
UNTUK KIANAT MANUSIA
127-BUA KELAPA KEMBAR TIGA
UNTUK MURAH REZEKI
128-TANDUK LEMBU MATI BERAGAM
PENDINDIN DAN MELEMAHKAN LAWAN
129-TEMPURUNG BUTA
PENDINDING DIRI
130-RAJA SIPUT
UNTUK BERSEMUKA DENGAN ORANG KENAMAAN
131-GEDUK MASJID PECAH
PENGASIH DAN PELARIS
132-TERAS BERTAM CABANG DUA
UNTUK BINATANG YANG BUAS DAN MANUSIA YANG GARANG
133-SENAPANG PECAH
PELINDUNG DIRI DARI ANCAMAM
134-PARANG JAMBUL
MENGEMBALIKAN SEMAGAT DAN PAGAR DIRI
135-TASBIH 100 JENIS KAYU
PAKAIAN DIRI
136-TEMBAGA KALIMAHUNTUK MELEMAHKAN PANDANGAN LAWAN ATAU BOS
137-CENDAWAN TELINGA GAJAH
PENAWAR GIGITAN BERBISA
138-HIDUNG KERBAU DI PANAH PETIR
UNTUK IKAT HATI
139-BUAH LONGCENG GAJAH PUTI THAILAND
UNTUK MEMANGIL SUARA HATI
140-KEMENYAN BUNIAN
PELINDUNG DIRI DARI GANGUAN MAHLUK HALUS
141-LILIN LEBAH
PENAWAR BERBISA
142-BUNGA SERAI MAKAN
MURAHKAN REZEKI
143-RANGKA MULUT IKAN JERUN PUTIH HITAM
UNTUK GANGUAN MAHLUK HALUS
144-ELEK BESI DAN ELEK TEMBAGA
PAGAR DIRI
145-DUIT CACAT SERINGGIT @ DUIT SEPARUH TAK SIAP
UNTUK IBU DUIT DAN REZEKI
146-SUMPIT LAMA
PAGAR RUMAH
147-ROTAN BUNTING SONGSANG BERAKAR
LEMBUT HATI BOS DAN RAKAN-RAKAN
148-ROTAN MANAU SONGSAN BERTEMU AKAR
MENGUBAT ORANG GILA
149-BELIMBING BATU
UNTUK BUDAK SAKIT PERUT ATAU KECACINGAN
150-KAYU NIBONG MENJADI BATU
PENDINDIN DIRI ATAU UNTUK TEMUDUGA
151-ULAT BULU LAUT MENJADI BATU
PENAWAR
152-SIPUT KERIS
JAUHKAN DIRI DARI SANTAU
153-KAYU NIBONG TUNGGAL DI PANAH PETIR
PENDINDING DIRI
154-KAYU JANTUNG
PAGAR RUMAH DAN MURAH REZEKI
155-PARANG TUJUH PAR
PENDINDING DIRI
156-BUYUN TEMBAGA MERAH TAHUN 1841
BARANAN PURBA
157-DEDALU DI POHON UBI KAYU
PELBAGAI KEGUNAAN
158-KAPAK TEMBAGA LAMA
MENAIKAN SEMANGAT DIRI
159-DEDALU DI POKOK KAYU PENUNDUK
UNTUK MENUNDUKAN MANUSIA
160-TANGAN ANAK SINGA
PENGERUN MUSUH
161-KAYU PENUNDUK GIGIT BATU
RAJA SEGALA HARTA DUNIA
162-SANGUL NENEK KEBAYAN
MENJAUHKAN GANGUAN MAHLUK HALUS
163-TERAS KILO
PENAWAR RACUN BERBISA
164-IBU GAWAT SAWA
PENAWAR SAKIT PINGANG ATAU SENDI
165-TERAS KEMUNIN HITAM
PENAWAR BISA
166-KURA-KURA BATU SEPASANG DARI GUA MUSANG
PAGAR RUMAH
167-SULUR BERTAM CABANG DUA
PAGAR DIRI
168-BESI GIGGI KUDA
PAGAR DIRI
169-TERAS BERTAMCABANG EMPAT
PENDINDING DIRI
170-KASTURI EMAS DAN PUTIH
PENGASIH DAN PELARIS
171-KELAPA CACAT
JAUHKAN DARI SANTAU
172-GASING LAMA
PAGAR RUMAH
173-ISI KELAPA PUAN
PENAWAR SEGAL RACUN
174-TASBIH TERAS ASAM JAWA
PENGASIH DAN PELARIS
175-CENDAWAN EMAS SERIBU BINTANGMENJADI KAYU
IBU PENGASIH
176-TONGKAT ENGGAN DARI GUATUJUH
UNTUK BINATANG BUAS DAN MANUSIA GARANG
177-AKAR SAGU LAUT
BATUK KERING DAN SAKIT URAT
178-KAYU PENUNDUK PATUNG LAMA TAHUN 1941
PAGAR RUMAH DAN IBU REZEKI
179-BUNGA ARA GUNUNG LEDANG
PELARIS DAN PENGASIH
180-SEEKOR IKAN BUNTAL PAUS
MENJAUHKAN DARI SANTAU
181-KULAT SUSU HARIMAU
PENAWAR SAKIT MATA
182-BELANGKAS KERING
JAUHKAN DARI SANTAU
183-ROTAN BUNTING DUA AKAR
PENDINDING MANUSIA
184-GIGI IKAN JERUNG
PENAWAR DAN PENARIK BISA
185-PUTTING PARANG PATAH
UNTUK SIMPATI
186-TONGKAT IKAN DURI PARI
PELINDUN DIRI DAN ANCAMAN
187-TIMAH HITAM
PENDINDING DIRI
188-PADI USANG
MURAHKAN REZEKI
189-BUAH NAGING INDIA
PENUNDUK BINATANG BERBISA
190-ROTAN SONGSAN
MENJAUHKAN DARI KEJAHATAN MANUSIA
191-TENGKORAK CEMPELAI AFRIKA
MELINDUNI DIRI DARI MAHLUK HALUS DAN HANTU
192-SANGUL PUTERI SANDONG
PELARIS DAN PEMANIS DIRI
193-TERAS SIPUT PUTIH
PENDINDING DIRI
194-BUAH KEMUNIN GAJAH
UNTUK PULIH TENAGA DALAMAN
195-PAR TEMBAGA LAMA
PENDINDING RUMAH
196-GENDANG TOK PATIN GUA MUSANG
PENGUAT SEANGAT DAN JATI DIRI
197-KULIT KAYU PELEMPAS
UNTUK BAJU DAN JAKET
198-KULIT KANGAROO
UNTUK IASAN RUMAH
199-BESI KURSANI
PAKAIAAN DIRI
200-GELIGA EMBUN
IBU SEGALA PENAWAR
201-BUAH KACANG GUNUNG
PENAWAR RESDUNG
202-MINYAK CENUAI EMAS
PENGASIH PENDINDING

17.7.09

KERAPU OH KERAPU



Bro Simba bersama si kerapunyer

Renungkan.... Hayati dan fahami.... Jika kamu memancing ikan.... setelah ikan itu terlekat di mata kail, hendaklah kamu mengambil terus ikan itu.... janganlah sesekali kamu lepaskan ia semula ke dalam air begitu sahaja.... kerana ia akan sakit oleh kerana bisanya ketajaman mata kailmu dan mungkin ia akan menderita selagi ia masih hidup. Begitulah juga setelah kamu memberi banyak pengharapan kepada seseorang... setelah ia mula menyayangimu hendaklah kamu menjaga hatinya.... janganlah sesekali kamu terus meninggalkannya begitu sahaja.... kerana dia akan terluka oleh kenangan bersamamu dan mungkin tidak dapat melupakan segalanya selagi dia mengingatimu.... Jika kamu menadah air biarlah berpada, jangan terlalu mengharap pada takungannya dan janganlah menganggap ia begitu teguh.... cukuplah sekadar keperluanmu.... Apabila sekali ia retak.... tentu sukar untuk kamu menampalnya semula.... akhirnya ia dibuang.... sedangkan jika kamu cuba membaikinya mungkin ia masih boleh digunakan lagi.

15.7.09

EBEK LAUT CHINA SELATAN



UMPAN: HIRISAN SOTONG/UDANG
LOKASI: KARANG@BATU
TEKNIK : PANCING SINGLE HOOK DASAR

SOTONG SEGAR



SEKIRANYA TUAN-TUAN INGIN MERASAI KENIKMATAN
SOTONG. BOLEHLAH MENGIKUTI TRIP YANG KAMI
ANJURKAN.

10.7.09

IKAN GERGASI KUALA PAHANG


teknk : drifting kembong hidup.
rod : beastmaster 80-200g[PE2-4].
reel : Torium16.
line : braid tuffline 50lb.
shockleader : sufix 60lb.
leader : finsuperline 30lb.
steel : nylon coated 15lb.
mata : owner no 2/0 2x.
teknik - drifting.
umpan - tamban hidup.
lokasi : bt jelai kuala pahang pekan.


volvos dgn sukhoi 14.5kg. Smiley

4.7.09

GENG JORANGADING

PARI GENG HAJI

KUALA PAHANG: Air pasang besar adalah keadaan dan detik paling sesuai menawan penghuni pantai Kuala Pahang kerana ketika itulah spesies pari dan gerong belang mengejar anak ikan serta udang hingga ke tepi pantai, kata pemancing tempatan, Shukmi Nordin dikenali sebagai Haji.

Katanya, kunjungan beliau bersama beberapa rakan baru-baru ini mendapati air pasang besar selama tiga jam antara jam 12 tengah hari hingga 2 petang menyaksikan ramai kaki pancing mengerumuni pantai berkenaan dan tidak hairan waktu yang sama pada karnival GP Joran pada 7 Jun turut mengalami keadaan yang sama.

“Keadaan pantai sedikit berteluk, menyaksikan pelbagai spesies ikan berkampung di situ. Umpan hidup sama ada udang putih atau udang lipan amat digemari pari dan gerong belang. Begitu juga anak gelama ataupun bolos tetap menarik perhatian mangsa. Yang penting, pemancing perlu bersedia dengan udang hidup, manakala umpan segar kurang digemari.


“Kunjungan saya bersama Atan, Husin, Azman Giant dan Asram baru-baru ini menyaksikan sebanyak 18 pari bersaiz antara 10 hingga 25 kilogram berjaya didaratkan. Manakala tiga ekor gerong belang yang beratnya antara 2 hingga 4 kilogram turut ditewaskan,” katanya kepada JORAN.

Selain pari, spesies seperti sembilang, gelama papan, belukang dan kerapu turut mendiami perairan pantai Kuala Pahang yang menjadi lokasi kategori Pantai pusingan kedua Karnival GP Joran 2009 nanti.

Shukmi turut menasihatkan pemancing yang ingin menundukkan pari dan gerong belang bersaiz bagak di situ perlu menggunakan tali berkekuatan sederhana 40 pauns dengan perambut 50 pauns bagi mengelakkan berputih mata.

“Pari di sini amat licik, jika anda menggunakan tali 25 hingga 30 pauns bakal berputih mata. Jadi, pilih yang bersesuaian dan perambut hanya 1 meter. Jika menggunakan perambut dua atau tiga depa, alamat si todak yang menyambar umpan,” katanya.

Karnival GP Joran 2008 mencatatkan tangkapan seberat 58.84 kilogram bagi kategori Pantai dan gagal mengatasi rekod tahun 2005 dengan catatan 88.76 kilogram. Spesies pari menguasai Kategori Pantai dengan 17 tangkapan, diikuti gelama (sembilan), semilang (enam), duri (empat), todak (dua) dan masing-masing satu bagi ketuka serta aruan tasik.

Gerung belang yang disebut-sebut menguasai Kategori Pantai, bagaimanapun tidak terdapat dalam senarai pemenang.

INFO:

* Gunakan umpan udang hidup untuk memburu tangkapan lumayan
* Tali utama berkekuatan 40 paun dan perambut 50 paun
* Panjang perambut hanya 1 meter

PERSEDIAAN MEMANCING LAUT DALAM

Umpan - Jenis terbaik ialah bekalan ikan segar atau hidup yang diperoleh atau dipancing ketika perjalanan ke destinasi, membelinya di pasar atau di jeti. Umpan jenis ini adalah prasyarat utama kejayaan misi memancing kerana kesegaran dan keberkesanannya. Jenis umpan seperti ikan pelaling (murah), ikan tongkol dan sotong pasar mencukupi untuk setiap trip.


Kekili - Lumrah kalau memancing laut dalam bukan saja pancing dasar menjadi tapi teknik hanyut, jigging, popping dan tundaan. Jadi, tiga set kekili adalah minimum dan kalau mampu bawa peralatan gantian untuk menghadapi sebarang kerosakan atau kehilangan (jatuh dalam laut).

Joran - Untuk pancing dasar dan pancing tundaan sesuai kalau kita membawa panjang 2 meter (5.5 kaki) hingga 2.5 meter (6.5 kaki) dengan aksi berat 30/80 paun, 50/80 paun atau PE4-PE8. Jika meminati jigging, guna joran kekuatan PE3-PE5 panjang 2 meter sangat sesuai untuk ikan seperti cupak, tenggiri dan gerepoh bawah 15kg. Kalau GT bersaiz XXXL elok gunakan joran berkekuatan sehingga PE8 dengan panjang yang sama atau 2 meter. Bagi popping, oran 2.5 meter sangat efektif untuk lontaran jauh. Sedia satu joran selingan berkekuatan PE1 hingga PE3 untuk memancing apollo, anak ikan atau untuk digunakan sebagai pancing candat (bagi mendapatkan umpan sotong hidup).

Saiz tali - Ini ada hubungan dengan kapasiti atau had muatan kekili berserta kekuatan maksimum drag yang terbina di dalamnya. Lumrahnya tali utama untuk pancing dasar dan menunda ialah 80 paun hingga 100 paun untuk tali utama kalau menggunakan tali sulam atau 50 paun hingga 80 paun jika menggunakan tali tangsi. Bagi kekili yang digunakan aktiviti jigging dan popping pula perlu dipadankan dengan tali sulam (braided) 60 paun hingga 80 paun dan disambung dengan tangsi kekuatan 80 paun hingga 100 paun sepanjang tiga meter sebagai perambut serap kejutan (shock leader).

Batu ladung - Penggunaan batu ladung kalau dibandingkan antara Pantai Barat dan Pantai Timur sedikit berbeza. Kalau di Pantai Barat had maksimum saiz 32 (1.5kg) di Pantai Timur pula had maksimum saiz 24 (1kg). Ini berdasarkan arus di pantai barat lebih deras berbanding pantai timur kerana laluan yang sempit. Di Sabah dan Sarawak, arus laut lebih kurang seperti Pantai Timur Semenanjung kerana berada di kawasan yang sama – Laut China Selatan. Biasanya memancing di laut hanya perlu membawa ladung mati bersaiz dari saiz 8 hingga 24 atau 32 jika di Pantai Barat. Jumlah batu ladung yang perlu dibawa pula bergantung kepada masa memancing dan yang penting ialah sentiasa ada ladung tambahan jika berlaku tali pancing sangkut atau putus.

Perambut - Pastikan setiap trip laut dalam set perambut perlu dibawa berkekuatan minimum 30 paun hingga 100 paun tidak kira apa jenama atau harga. Gunakan perambut cerah atau sedikit kebiruan serta kehijauan dan seakan-akan warna air. Ada pemancing gemar menggunakan perambut keras dan sebaliknya. Kedua-duanya boleh digunakan asalkan perambut yang tahan kejutan (shock leader), tahan calar, tidak mudah kerinting atau bersimpul. Ada juga perambut di katakan memiliki tahap penglihatan amat rendah atau tiada langsung dalam air. Perambut ini juga dikenali sebagai perambut hantu (zero visibility).

Teknik - Jigging dan popping boleh gunakan perambut kasar sama ada siang dan malam tanpa masalah. Teknik memancing sudah nyatakan dan setiap jawapan bermula daripada pancing dasar (bottom) tundaan (trolling), hanyut (drifting), pertengahan air (mid), jigging, popping dan candat sekiranya perlu mendapatkan umpan sotong. Satu lagi perkara yang merujuk tentang teknik memancing ialah jarak perambut untuk pancing dasar ialah 2 hingga 3 depa diikat pada 2 mata kail 1/0 di depan dan 3/0 @ 4/0 di hujungnya. Atau mengunakan teknik apollo 2 mata jika kawasan berlabuh adalah karang tinggi.

Waktu - Saya tidak dapat nyatakan dengan tepat kerana ia perlu dirujuk lokasi yang bakal dikunjungi. Lebih afdal kalau kita minta khidmat nasihat dan pandangan kaki pancing yang pernah berkunjung di kawasan tertentu atau tepat minta pandangan tekong yang bakal kita tempah. Untuk masa pula, ikan lebih aktif dan galak waktu malam hari dan setiap kali berlaku perubahan arus. Ketika tiada arus ikan biasanya pasif walaupun paparan pada sonar terdapat banyak ikan di bawah. Jadi pedoman sampingan ialah rujuk jadual pasang surut (masa) untuk satu-satu lokasi yang bakal kita kunjungi. Set penggera pada telefon bimbit untuk setiap kali akan berlaku perubahan pasang surut air kerana waktu inilah kita perlu berjaga-jaga dengan lenturan yang bakal dikecapi di hujung joran.

RAHSIA MEMBURU DI KUALA PAHANG

Kuala Pahang terkenal dengan lubuk ikan terbaik dan sering menjadi lokasi utama kaki pancing dari seluruh negara menguji dan memburu spesies seperti ebek, tenggiri, bayan, ketarap, merah, jenahak, kerapu, landuk dan layar.

Perairan Kuala itu mempunyai puluhan lubuk, tukun dan karang buatan atau karang semula jadi yang di kenal pasti oleh tekong mahu pun nelayan veteran tempatan.

Antara lubuk yang menjadi tumpuan ialah Karang Mengepam (6 batu nautika), Karang Keroncong (4 batu nautika), Karang Cher (11 batu nautika), Karang Lintang Darat (69 batu nautika) Karang Lintang Tengah (8.5 batu nautika), Karang Dol (8.6 batu nautika), Karang Sembilan Buah (12.5 batu nautika) dan Karang Cerengdeng (9.7 batu nautika). Malah banyak lagi lubuk yang berada jauh dari muara Kuala Pahang.


Pengurus Persatuan Nelayan Kawasan (PNK) Pekan, Zamri Mohamad, berkata berdasarkan pengalamannya sebagai tekong, pemancing harus bijak memilih tarikh, masa dan umpan.

Tarikh air mati mengikut kalendar Islam sangat baik untuk memancing. Pada waktu itu, arus air pasang dan surut sangat lemah sekali gus kesempatan itu diambil oleh pemancing untuk memancing dengan selesa dan berterusan.

Pancing dasar perlukan arus yang sederhana bagi membolehkan umpan bergerak bagi menarik perhatian ikan yang berada dalam kawasan itu. Pada masa yang sama, elak daripada berdepan dengan arus yang terus mati (tidak berarus langsung).

Zamri berkata, umpan hidup seperti ikan, sotong atau udang sangat berkesan di perairan Kuala Pahang malah di merata perairan lain.

Umpan hirisan isi daging ikan segar masih boleh digunakan tetapi perlu selalu ditukar ganti bagi menentukan ia sentiasa dalam keadaan segar.

Selain itu, teknik menghiris isi ikan kembung, selar, tamban dan ikan selayang serta kaedah mencangkuk pada mata kail perlu disesuaikan dengan keadaan air.

Zamri turut menasihatkan pemancing menggunakan perambut panjang antara tiga hingga lima depa. Mata kail besar pula diikat dawai putih panjang sejengkal untuk mengelak putus dikerat gigi tajam ikan tenggiri atau alu-alu. Namun tenggiri lebih gemar perambut halus yang tidak dapat dilihat tetapi berisiko untuk putus sekali gus menyukarkan pemancing yang kurang berpengalaman.

Apa pun faktor arus pasang dan surut yang deras mempengaruhi keadaan sekeliling. Jadi, pemancing perlu menukar teknik kerana ada kawasan yang arusnya deras tetapi pada masa sama menjadi waktu paling galak ikan memburu umpan.

Kekili elektrik sesuai digunakan pada waktu begini kerana mengarau batu ladung sebesar penumbuk dalam arus deras bukan mudah malah memenatkan.

Bagi kumpulan Tuna Biru dan pemancing lain yang pernah berkunjung ke Kuala Pahang dapat merasakan bahawa lubuk, tukun dan karang di sini mampu menjamin kepuasan pemancing dengan hasil seperti kerapu, jenahak, merah, tenggiri, alu-alu, aruan tasik, jemuduk, cupak, mayung, ebek dan ibu gelama.

JANGAN BERLAGAK HERO

SENGAJA mendedahkan diri pada bahang panas matahari dan hujan lebat atau berembun pada waktu malam adalah perkara yang perlu dielak semasa memancing di kolam, sungai atau tasik lebih lagi di laut...

SENGAJA mendedahkan diri pada bahang panas matahari dan hujan lebat atau berembun pada waktu malam adalah perkara yang perlu dielak semasa memancing di kolam, sungai atau tasik lebih lagi di laut.

Panas terik akan mengundang kurang selesa dan bahang panas akan mengeringkan kulit kepala dan tubuh badan sekali gus tekak akan kering dan dahaga yang berterusan. Sebaik-baik langkah berjaga, pemancing kena cari tempat berteduh atau menggunakan topi lebar di kepala seperti kaum cina memakainya semasa bekerja di kebun sayur.

Menutup seluruh badan dengan kain lembut dan boleh menyerap peluh adalah langkah paling baik tapi ini tidak harus di biasakan, kerana mungkin kulit badan kita tidak dapat bertahan dan ia akan menjadi ruam kulit atau bertanda seperti panau, lagi berbahaya jika membiarkan baju yang basah itu kering di badan.


Adalah menjadi harapan supaya panas terik dan hujan lebat dapat dielakkan tapi banyakan minum air panas sejuk dan tidak membiarkan perut kosong kerana dibimbangkan perut masuk angin. Andainya jika ini berlaku anda akan berdepan dalam satu keadaan paling rumit kerana rawatan tidak seperti di darat, namun apa pun keadaan jika penyakit ini tidak berkurang langkah terbaik ialah membawa mangsa pulang.

Mengingati satu peristiwa yang dipetik dari cerita seorang kawan pancing dari Kahang Keluang Johor, terdedah pada bahang panas matahari yang panjang seorang pemancing jatuh pitam tidak sedarkan diri dan akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan pulang ke jeti.

Daripada peristiwa ini dapat dijadikan satu iktibar bahawa kita tidak harus mendedahkan diri pada bahang panas matahari atau hujan lebat dianggap membantu segarkan badan tapi sangkaan itu tidak dapat memberi janji yang tepat, justeru langkah terbaik kita tidak melakukan perkara yang boleh melibatkan diri kita kepada keburukan.

Jangan jadikan panas terik dan hujan lebat sebagai permainan atau sengaja untuk menarik perhatikan kawan-kawan pancing bahawa akulah ‘jaguh’ tapi sebenarnya tindakan itu sesuatu yang memerangkap diri sebagai seorang yang paling bodoh.

Kadang-kadang petua yang kurang diyakini tapi menjadi, malah tidak kurang yang tidak menjadi walaupun diyakini. Allah lebih berkuasa daripada semua kekuasaan yang diciptaNya justeru kepadaNya saja untuk kita meminta atas jalan kebaikan.

JANGAN BUANG TANGKAPAN PERTAMA

ADA petua yang mengatakan - rezeki pertama yang didapati pada setiap kali aktiviti memancing sangat berkat terutama kepada kaki pancing sama ada di laut mahu pun di darat.

Petua kali ini memfokuskan kepada pemancing di laut. Justeru, ingatlah apabila kita mendapat ikan pertama sebaik saja mulakan aktiviti memancing maka itu adalah rezeki dari Allah dan tidak harus dibuang semula ke laut jika ikan itu sangat kecil atau spesies ikan yang tidak berguna.

Pendapat dan pandangan beberapa orang nelayan veteran yang ditemui mengakui bahawa rezeki pertama itu jika dibuang semula ke laut atau tasik mahu pun sungai ertinya kita tidak mensyukuri nikmat pemberian Allah sedangkan kita mencari rezeki lumayan buat keluarga.


Pernah berlaku nelayan pulang dengan tangan kosong kerana dikatakan membuang ikan pertama yang tersangat kecil yang dinaikkan dan selepas itu beliau tidak dapat seekor ikan pun hingga pulang.

“Bagaimanapun ini tidak harus diletakkan sepenuh kepercayaan, kerana rezeki datangnya dari Allah. Justeru, Allah yang menentukan sama ada kita bernasib baik atau sebaliknya selepas memperoleh tangkapan pertama itu.
Pernah berlaku peristiwa begini kepada seorang pemancing laut di perairan Pulau Jarak yang mendakwa beliau tidak memperoleh seekor ikan pun sepanjang ekspedisi tiga hari dua malam kerana membuang anak ikan kerapu pada tangkapan pertama.

Namun beliau tidak langsung mengaitkan bahawa perkara itu menyebabkan beliau tidak bernasib baik. Cuma ada kemungkinan hari itu bukan harinya.

Apa pun bagi kita, rezeki yang datang dari Allah adalah pasti dan sebaliknya cuma terpanggil mengisi logik dan kebenaran yang nyata bahawa sebarang rezeki yang diberi Allah sama ada baik atau tidak kita kena menerimanya dengan ikhlas.

Bagi kita, langkah terbaik dan mensyukuri nikmat rezeki yang diberi Allah walau sekecil mana sekali pun kita kena menerima dengan ikhlas dan tidak membuangnya semula ke laut bagi pemancing yang memancing di laut malah adalah baik sebarang tangkapan pertama itu diambil sebagai rezeki berkat dari Allah.

ZIKIR DALAM BOT

Pada waktu begini, kita kena lebih berhati-hati supaya tidak banyak (kalau boleh jangan sekali-kali) bersiul, menjerit atau menyanyi dengan suara yang lantang kerana laut yang dihuni oleh makhluk halus dan berkeliaran pada waktu begini. Tindakan kita berkeliaran dan bersuka-suka dikhuatiri akan mendorong makhluk itu mengusik kita yang tidak menyedari kedatangan mereka.


Langkah terbaik pada waktu begini ialah memperbanyakkan berzikir atau berehat dengan membaca ayat suci al-Quran. Yang pasti, jangan lupa menunaikan solat wajib lima waktu. Lakukan ini untuk beberapa waktu setelah menjelang malam. Kemudian, kita boleh meneruskan aktiviti memancing dengan selesa. Namun dengan tidak bersiul, menjerit atau menyanyi dengan melepaskan suara yang kuat dibimbangkan akan mengundang bahaya tidak diundang atau tidak diduga daripada pihak kedua itu.

Namun dalam apa juga yang kita lakukan terutama pada waktu malam atau di tempat yang dapat dirasakan berlainan, anda perlu melakukan zikir dan ini boleh dizahirkan dengan suara dengan kuat.

Pernah berlaku ketika melakukan zikir begini dapat diikuti oleh suara kedua yang tidak dapat dilihat wajah nyatanya. Cuma suara saja yang dapat didengar mengikut suara zikir kita, demikian cerita seorang tekong dari Parit Unas, Muar ketika penulis bertanya mengenai makhluk halus yang boleh mengikut bacaan ayat suci itu.

Beliau tidak menolak mungkin adanya makhluk meniru mengikut bacaan kita mahu pun berzikir bersama tetapi cuma beberapa saat saja atau pada ayat-ayat tertentu saja. Justeru, kita harus mengalahkan suara kedua itu supaya kita menang dan suara kedua hilang kerana dengan kekalahan.

Justeru, berzikirlah dengan pelbagai lagu atau irama kerana berzikir itu adalah ketenangan selain mendapat pahala.

LEPASKAN IKAN YANG TIDAK DIGEMARI

SETIAP pemancing perlu meletakkan satu tekad dalam hati bahawa segala rezeki adalah ketentuan Allah. Setiap apa yang kita peroleh setiap kali keluar memancing adalah atas kehendak-Nya jua. Sebab itu jangan kita persalahkan sesiapa apabila ada sesetengah kumpulan pulang tangan kosong walaupun keluar beberapa hari memancing.

Yang pasti akan menjadi mangsa cemuhan ialah tekong, rakan sekumpulan, keadaan laut serta segala sebab yang boleh dikaitkan. Sehingga segala umpan yang dibawa juga dijadikan sebab atau dipersalahkan apabila kita tidak mendapat tangkapan seperti yang dihajati.
Ada sesetengah pemancing tidak bersyukur apabila mendapat ikan kecil atau spesies ikan yang tidak dikehendaki. Mulut mereka sentiasa bercakap celupar atau memaki hamun. Malah lebih buruk lagi, mereka menghempas ikan berkenaan ke lantai bot atau mencederakan ikan berkenaan kononnya kerana rasa kecewa atau marah.

Ini adalah satu perbuatan yang tidak sepatutnya wujud di kalangan pemancing. Ini kerana apa yang kita peroleh ketika memancing adalah sudah ditentukan Allah. Jangan kita pertikaikan kehendak-Nya. Sebaliknya, lebih banyak bersabar dan bersyukur walaupun hanya dapat menaikkan seekor ikan kecil dan tidak mencapai hajat seseorang.

Allah sentiasa menguji hamba-Nya sama ada bersyukur dengan pemberian-Nya dan tidak meletakkan diri masing-masing lebih besar daripada kuasa Yang Maha Esa.

Selain itu, orang tua-tua juga sentiasa mengingatkan kepada pemancing sekiranya ikan yang kita pancing tidak sesuai dengan kehendak kita dan tidak dikehendaki cepat-cepat lepaskan semula ke laut supaya ia kembali kepada keluarga dan habitat asal.

BOHONG ISTERI???

Jujur dan ikhlas adalah faktor utama atau asas dalam hubungan suami dan isteri walau dalam apa juga keadaan. Bagi warga kaki pancing yang sering merancang sama ada ke laut atau di mana saja daratan, sungai, lombong, tasik atau paya maka mereka harus berkongsi pendapat dengan isteri, ibu atau ayah.


Bergerak keluar meninggalkan rumah untuk mencari rezeki atas restu baik daripada isteri serta dalam pengetahuan ahli keluarga pastinya mendapat pahala. Selain itu, perjalanan mereka Insya-Allah akan dirahmati Allah selain mendapat kelapangan dan selesa serta mendapat rezeki yang diberkati-Nya.

Namun ada sebilangan kaki pancing yang tidak jujur kepada isteri atau membohongi ahli keluarga. Mereka mencipta atau mengadakan pelbagai alasan walaupun hakikat sebenarnya mereka hendak turun memancing. Mereka tidak berani memberitahu perkara sebenar sehingga akhirnya mereka menanggung dosa kerana berbohong. Niat baik (hendak pergi memancing) tetapi terpaksa menanggung dosa (kerana berbohong). Malah ada yang beranggapan tindakan itu sebagai ‘bohong sunat’.

Perkara begini pasti kurang disenangi oleh isteri selain anak mahupun ibu bapa. Malah, Allah tidak memberkati setiap langkah suami yang membohongi isteri. Pada masa sama rezeki yang dicari untuk keluarga itu turut tidak direstui Allah.

Bertitik tolak dari sinilah maka Pak Nuri terpanggil untuk mengajak semua kaki pancing supaya dapat berkongsi bersama dengan isteri dalam apa juga aktiviti yang ada hubung kait dengan memancing dan berterus terang lokasi yang bakal dituju dan lamanya setiap ekspedisi.

Kalangan isteri tentu menghargai atas kejujuran suami yang turut menjadi satu tanggungjawab baginya mengetahui usaha yang dilakukan suami bagi mendapat keberkatan. Malah usaha murni ini juga mewujudkan kasih sayang antara suami isteri. (Cuma di kalangan isteri perlu memberi peluang suami melakukan hobi memancingnya pada tahap berpada-pada).

Tidak ada rahsia yang patut diselindungkan antara suami isteri demi kebaikan terutama ketika mencari rezeki yang halal dan diberkati Allah. Ini penting kerana rezeki daripada perbuatan yang membohongi isteri tentunya tidak berkat.

Justeru, jujurlah kepada isteri untuk mendapat keredaan Allah serta beroleh kesenangan di dunia dan akhirat Insya-Allah.

Pergilah memancing di mana saja kerana Allah berserta dengan hamba-Nya yang jujur.

PISAU LIPAT


PEMANCING selain dari memikirkan hobi keseronokan beraksi dengan ikan yang terkena pada mata kail, keselamatan diri harus difikirkan bersama dan ini adalah satu tanggungjawab yang patut diberi keutamaan selain urusan lain.
Melalui pengalaman beberapa pelaut yang di temui mereka mendakwa pemancing sering berdepan mala-petaka yang tidak diduga, justeru setiap pemancing kena bersedia lebih awal untuk menghadapinya.

PEMANCING selain dari memikirkan hobi keseronokan beraksi dengan ikan yang terkena pada mata kail, keselamatan diri harus difikirkan bersama dan ini adalah satu tanggungjawab yang patut diberi keutamaan selain urusan lain.

Melalui pengalaman beberapa pelaut yang di temui mereka mendakwa pemancing sering berdepan mala-petaka yang tidak diduga, justeru setiap pemancing kena bersedia lebih awal untuk menghadapinya.

Peristiwa berlaku kepada seorang nelayan muda yang jatuh ke laut bersama tali sauh terikat di kakinya. Keadaan dalam bot menjadi kelam kabut, namun tiada seorang pun sanggup terjun untuk membantu, tapi pemuda nelayan yang sudah sampai di dasar berjaya memutuskan tali sauh yang mengikat kakinya dengan pisau lipat yang sentiasa dibawa bersama setiap kali beliau turun memancing sama ada di laut, sungai, tasek atau paya.


Selain peristiwa seperti itu banyak lagi kegunaan pisau lipat yang boleh membantu keselamatan pemancing jika berlaku kemalangan. Pisau lipat boleh diibaratkan sebagai penyelamat atau dapat memberi semangat dalam keadaan tertentu.

Mengikut kepercayaan orang lama dalam hobi memancing, bahawa semangat besi yang dibawa walaupun sekecil mana sekali pun keberanian akan muncul terutama ketika berada dalam hutan atau di mana saja.

Sebab itu ada sesetengah pemancing akan memilih pisau lipat yang sesuai dengan keperluan mereka sama ada untuk kemudahan memancing atau meningkatkan semangat. Pisau berkenaan semestinya berada di samping anda setiap waktu sama ada tersangkut ditali pinggang atau dalam poket seluar.

2.7.09

CIK BUNTAL



Spesis tertera dalam gambar ni ialah buntal, kami juga gelar 'Yellow Submarine'. Kalau ada geng rock kapak, buntal ni boleh masuk group tu sebab mempunyai gigi kapak yang tajam. Spesis ini terdapat dalam air tawar, air payau dan juga air masin. Tu kadang2 ada budak2 lelaki mandi bogel kat sungai, keluar sungai menjerit2 sebab 'anu' kena gigit dengan buntal.

Ikan ni kalau kecik memang cantik diletak dalam akuarium. Pemancing cukup tak suka dengan buntal ni kerana kalau dia makan umpan, dengan mata kail sekali ditelan. Tali pun selalu putus dikapaknya. Bila ia dalam keadaan tertekan, ia akan mengembungkan perutnya, lalu keluar duri2 kecik macam sang landak buat. Ikan ni orang kita tak makan, tapi Jepun pecah kepala kalau jumpa. Dikatakan hempedunya sangat beracun, jadi tukang masak yg certified saja boleh menyiang dan memasaknya.

Dulu2 masa saya menangkul ketam kat Pulau Indah, sekali angkat tangkul berderun-derun submarine ni naik sekali. Bila letak atas darat, dia buat pura2 mati. Ia boleh bertahan 3-4 jam di atas darat di bawah cahaya matahari. Bila kita jirus dia balik dengan senyumnya dia hidup balik. Kalau letak dalam baldi mereka ramai2 memuntahkan isi perut..chet pengotor betul. Ingat nak bubuh dalam akuarium, langsung tak jadi.

Ramai yg saya tengok bila dapat ikan ni, dihempas lah, ditoreh2 perutnya lah, diikat dengan botol mineral ekornya lalu dilepaskan ke laut. Brutal sungguh. Tapi dia tetap makhluk Allah. baik dilepaskan semula secara baik, dia pun nak cari makan macam kita..tapi dalam GENG kami ada juga yang berminat dengan rentapan spesis ini..siapa agaknyer eeekkk..

AMUKAN GERGASI



Berapa kilo agaknyer sotong ini?